Update, Dari Rugi Rp 269,8 Miliar, Chandra Asri Raup Laba Bersih Rp 2,35 Triliun Hingga Kuartal III2021 - RZSAFE
News Update
Loading...

Friday, October 29, 2021

Update, Dari Rugi Rp 269,8 Miliar, Chandra Asri Raup Laba Bersih Rp 2,35 Triliun Hingga Kuartal III2021

Update, Dari Rugi Rp 269,8 Miliar, Chandra Asri Raup Laba Bersih Rp 2,35 Triliun Hingga Kuartal III2021

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk membukukan laba bersih sebesar 166 juta dollar AS atau setara Rp 2,35 triliun (kurs Rp 14.200 per dollar AS) hingga dengan kuartal III-2021.

Capaian tersebut tumbuh dibanding periode yang sama tahun 2020. Pada saat itu, perusahaan dengan kode emiten TPIA itu mengalami kerugian bersih 19 juta dollar AS atau sekitar Rp 269,8 miliar.

Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan tumbuhnya pendapatan bersih TPIA sebesar 48 persen secara tahunan menjadi 1,88 miliar dollar AS atau setara Rp 26,18,2 triliun.

Dari Rugi Rp 269,8 Miliar, Chandra Asri Raup Laba Bersih Rp 2,35 Triliun Hingga Kuartal III2021


"Kami dengan bangga mengumumkan kinerja bisnis yang tangguh untuk sembilan bulan pertama 2021, meski dengan situasi menantang di kuartal III yang timbul dari varian Delta Covid-19 yang merajalela, yang menyebabkan perlambatan permintaan di China dan karantina kewilayahan di Indonesia," kata Direktur Chandra Asri Petrochemical, Suryandi, dalam keterangannya, Sabtu (30/10/2021).

Menurut Suryandi, pendapatan bersih perseroan yang mencatatkan kinerja positif di sembilan bulan pertama tahun ini akibat dari harga jual rata-rata yang lebih tinggi di semua produk, terutama untuk Polyethylene, Polypropylene, dan Ethylene.

Adapun EBITDA perseroan juga meningkat menjadi 313,7 juta dollar AS, dibanding 65,5 juta dollar AS di sembilan bulan pertama tahun lalu.

"Itu karena peningkatan spreads dan realisasi strategi ketahanan keuangan perseroan," ujarnya.

Sementara itu, marjin EBITDA meningkat 16,7 persen, dibanding 5,2 persen per sembilan bulan pertama 2020.

"Artinya marjin perseroan yang lebih baik dan sehat," kata Suryandi.

Lebih lanjut Suryandi menyebutkan, program transformasi pengurangan biaya struktural di perusahaan yang disebut SPEED, yakni mencakup tuas strategis Scale, Process Excellence, ESG, End-to-End Procurement, dan Digital Transformation berada di jalur yang tepat.

"Hal itu dilakukan demi mendukung keunggulan operasional berkelanjutan Chandra Asri," ucap dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Aktifkan Notifikasimu

Aktifkan

Blogspot Auto Post Indonesia => https://malasnulis.my.id

Inilah cara menulis artikel secara otomatis di blogger!


(KOM)(MLS)

Share with your friends

Give us your opinion
How To Use
  • Put the link on the
  • Generate Link box with http:// or https://
  • Use  CTRL + V  on keyboard to put the link.
  • Click Generate button to get encrypted link.
  • Click Copy URL button.
  • Done